Inilah Cara Menabung Agar tidak Tekor Potongan Bank

Haru Karnival

Apakah kamu merasa sudah rutin menabung tapi rasa-rasanya uang di rekening cuma segitu-gitu saja? Atau kamu merasa heran karena uang di rekening tabungan justru berkurang akibat potongan biaya admin bank dan biaya lainnya?

Perlu disadari bahwa menabung memang memberikan manfaat positif untuk keuangan. Namun, kamu wajib tahu juga cara menabung atau menyimpan uang yang benar supaya uang yang kamu tabung semakin bertambah bukan sebaliknya.

Cara Menabung Agar tidak Tekor Potongan Bank

Strategi atau cara menabung yang benar itu tidak hanya tentang disiplin dan berapa banyak uang yang disimpan, tapi juga mengetahui cara memilih produk tabungan atau rekening simpanan yang sesuai kebutuhan dan memberikan keuntungan.

Di zaman sekarang, kamu wajib tahu bahwa menabung di bank itu tidak boleh asal pilih lho. Kamu perlu lebih selektif lagi dalam memilih bank dan jenis rekening tabungan supaya bisa menabung dengan nyaman, dan pastinya kamu ga merugi karena saldo tergerus biaya-biaya bank. Biar ga salah pilih, mari kita simak strategi menabung yang benar biar kamu makin untung.

1. Buat Rekening Tabungan Khusus

Hal utama yang perlu dilakukan supaya kamu berhasil menabung dengan benar adalah memisahkan rekening tabungan dengan rekening rekening gajian. Bagi kamu yang ingin menabung untuk tujuan keuangan tertentu, maka kamu wajib membuat satu rekening khusus tabungan diluar rekening penerimaan gaji.

Idealnya, kamu punya 2 rekening, satu rekening gajian dan satu lagi rekening khusus tabungan. Tujuannya, supaya uang tidak tercampur antara uang tabungan dengan uang gajian, di mana umumnya rekening gajian digunakan untuk membiayai kebutuhan sehari-hari.

Selanjutnya, dalam memilih rekening tabungan khusus maupun rekening untuk transaksi finansial setiap hari, kamu juga harus cermat memilih rekening tabungan supaya kamu tetap bisa untung.

Lakukan ini:

Pastikan rekening khusus menabung, kamu atur supaya bisa autodebet menabung setiap bulannya. Tujuannya, supaya kamu disiplin dan tidak lupa menabung.
Pilih rekening tabungan yang tidak banyak potongan biaya bulanan supaya saldo tidak tergerus karena potongan biaya admin bank dan biaya lain sebagainya.
Pilih rekening tabungan digital supaya kamu lebih mudah mengatur segala transaksi keuangan. Praktis, tabungan digital memberikan keuntungan tambahan buatmu, karena kamu tidak perlu ke ATM dulu buat cek saldo maupun ketika butuh transfer uang.

2. Ketahui Rincian Biaya Menabung di Bank

Selanjutnya, kamu wajib mengetahui biaya-biaya potongan menabung di bank? Ingat ya, supaya menabung hasilnya maksimal, kamu tidak bisa sembarangan pilih produk tabungan. Kita tahu ada banyak produk tabungan yang beredar, dan kamu wajib memilih produk yang tepat serta mengenali biaya-biaya transaksi / fasilitas perbankan.

Supaya kamu melek keuangan dan tidak kudet (kurang update), mari disimak dulu apa saja biaya-biaya potongan bank saat ini:

Biaya admin bank
Pastikan kamu mengetahui potongan biaya admin bank setiap bulannya. Bayangkan, semisal biaya admin bank sebesar Rp17.500 per bulan, dalam setahun saldo kamu sudah tergerus sebanyak Rp210.000,-. Jumlah ini tidak bisa dibilang kecil bukan?

Biaya tarik tunai di ATM bank lain

Tarik tunai uang di ATM beda bank tidaklah gratis. Umumnya besaran biaya tarik tunai di ATM bank lain adalah Rp6.500,-. Semisal, dalam 20x transaksi tarik tunai dalam sebulan aja, siap-siap saldo rekening tergerus sebesar Rp130.000,-.

Biaya transfer ke bank lain

Ketahui juga ada biaya transfer ke beda bank lain. Biaya ini sebesar Rp6.500,- per 1x transaksi. Sudah kebayang bukan kalau kamu harus transfer uang beda rekening, misalnya 10 kali transfer saja, saldo sudah terpotong Rp65.000,-.

Biaya top up e-wallet

Biaya selanjutnya, biaya top up e-wallet. Bisa dibilang, potongan biaya top up terlihat receh (seribu-seribu). Pastinya kamu tidak bisa meremehkan yang receh ini karena kalau keseringan top-up, tentu biayanya jadi ‘besar’ juga. Misalnya, dalam setahun kamu transaksi top-up e-wallet sebanyak 50x, maka saldo sudah terpotong Rp50.000,-.

Sekarang kamu sudah mengetahui biaya-biaya yang bikin saldo tabungan berkurang. Bayangin nih ya, jika semua transaksi diatas terjadi setiap bulan maka saldomu sudah pasti terpotong sebesar Rp265.000.

Terus gimana kalau setahun? Bisa-bisa tabunganmu terkuras lebih dari Rp3 juta. Sayang banget ga sih kalau uang tabungan kepotong segitu. Padahal dengan uang sebesar itu, kamu bisa manfaatkan untuk menambah dana liburan atau tabungan dana darurat.

3. Pilih Tabungan yang Berikan Keuntungan, Bukan Memotong Saldo

Strategi selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah cermat memilih produk tabungan untuk semua kebutuhan finansialmu, baik itu untuk rekening khusus tabungan maupun rekening gajian. Dengan memilih produk tabungan atau rekening simpanan yang tepat, kamu selangkah lebih maju dan terhindari dari biaya-biaya yang menggerus saldo rekeningmu.